Juli 25, 2024

Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatkan kadar glukosa darah atau gula darah. Jenis kondisi yang paling umum adalah diabetes tipe 2, yang terjadi ketika tubuh menjadi resisten terhadap insulin atau tidak menghasilkan cukup insulin. Melansir dari Kompas.com melalui Departemen Kesehatan Amerika Serikat (CDC), diabetes adalah kondisi kesehatan kronis yang memengaruhi cara tubuh mengubah makanan menjadi energi.

Pada dasarnya, tubuh memecah sebagian besar makanan yang dikonsumsi menjadi gula (glukosa) dan melepaskannya ke aliran darah. Ketika gula darah naik, kondisi ini memberikan sinyal pada pankreas untuk melepaskan insulin. Insulin bertindak seperti kunci untuk membiarkan gula darah masuk ke sel tubuh dan digunakan sebagai energi.

Ketika menderita diabetes, tubuh tidak dapat memproduksi cukup insulin atau tidak dapat menggunakannya sebagaimana mestinya. Hasil Klasemen Liga Inggris: Manchester City Terpeleset, Arsenal dan Liverpool Umbar Senyum Halaman all Sosok Pengemudi Mobil Alphard yang Lindas Jalanan Baru Dicor, Ngamuk Diminta Ganti Rugi Bangkapos.com

Hadiah BWF World Tour Finals 2023 Wakil Indonesia: Jojo Full Senyum, Modal Nikah Kembali Halaman 4 DETIK DETIK Sopir Alphard Terobos Jalan Baru Dicor, Ngamuk Minta Ganti Rugi, Apes Dituntut Rp8 Juta Jepang Hibahkan Kapal Patroli Senilai 9,53 Miliar Yen untuk Indonesia

Ketika tidak ada cukup insulin atau sel berhenti merespons insulin, akan ada terlalu banyak gula darah yang tetap berada di aliran darah. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, kehilangan penglihatan, dan penyakit ginjal. Terjadinya lonjakan gula darah, sering kali dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi.

Oleh karena itu, penderita diabetes penting untuk memperhatikan apa yang dikonsumsi, termasuk camilan yang dikonsumsi agar tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Melansir laman Healthline , berikut ini terdapat beberapa pilihan makanan atau camilan yang ramah bagi penderita diabetes. Satu telur rebus menyediakan 6,3 gram protein, yang bermanfaat untuk diabetes karena membantu mencegah gula darah naik terlalu tinggi setelah makan.

Sebuah penelitian yang melibatkan 65 orang dengan diabetes tipe 2 yang makan dua butir telur setiap hari selama 12 minggu, mereka mengalami penurunan kadar gula darah puasa yang siginifikan. Mereka juga memiliki hemoglobin A1c yang lebih rendah, yang merupakan ukuran kontrol gula darah jangka panjang. Yoghurt bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah, berkat kandungan probiotik yang meningkatkan kemampuan tubuh untuk memetabolisme makanan yang mengandung gula.

Antioksidan dalam buah beri dapat mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan sel pankreas, organ yang bertanggung jawab melepaskan hormon yang menurunkan kadar gula darah. Selain itu, buah beri adalah sumber serat yang bagus untuk membantu memperlambat pencernaan dan menstabilkan gula darah setelah makan. Jika Anda menderita diabetes, menjadikan alpukat sebagai camilan dapat membantu mengatur kadar gula darah Anda.

Kandungan serat tinggi dan asam lemak tak jenuh tunggal dalam alpukat menjadikannya makanan ramah bagi penderita diabetes. Penelitian menemukan bahwa individu dengan diabetes tipe 2 yang memasukkan sumber asam lemak tak jenuh tunggal dalam makanannya secara teratur mengalami perbaikan yang signifikan pada kadar gula darah mereka. Popcorn dianggap sebagai makanan ringan yang cocok untuk penderita diabetes, disebabkan karena kepadatan kalorinya yang rendah.

Makanan rendah kalori dapat membantu mengontrol berat badan, yang juga meningkatkan penurunan kadar gula darah dan pengelolaan diabetes tipe 2 yang lebih baik secara keseluruhan. Irisan apel yang dipadukan dengan selai kacang menjadi camilan lezat dan sehat yang cocok untuk penderita diabetes. Apel kaya akan beberapa nutrisi, termasuk vitamin B, vitamin C, dan potasium. Sedangkan selai kacang menyediakan vitamin E dan magnesium, yang semuanya diketahui membantu mengelola diabetes.

Apel dan selai kacang juga mengandung serat yang sangat tinggi, yang berguna untuk mengelola gula darah. Baca berita lain seputar kesehatan Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *