Juli 25, 2024

Lupus Nefritis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal. Jika tidak segera ditangani, Lupus Nefritis dapat menyebabkan gagal ginjal. Di tahap awal, Lupus Nefritis menyebabkan peradangan pada ginjal.

Setelah terjadi peradangan, ginjal mengalami penurunan fungsi untuk penyaringan dan menyebabkan protein keluar melalui urine. Tubuh yang kekurangan protein dapat ditandai dengan bengkak pada wajah dan tungkai, seperti dikutip dari Universitas Airlangga . Belum diketahui secara pasti penyebab Lupus Nefritis.

Hasil Klasemen Liga Inggris: Manchester City Terpeleset, Arsenal dan Liverpool Umbar Senyum Halaman all Daftar Kelurahan di Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur PosKupang Wiki Daftar desa di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur PosKupang Wiki

Harga Emas Turun, Segini Harga Emas Per Mayam di Langsa Sabtu 16 Desember 2023 Serambinews.com Hadiah BWF World Tour Finals 2023 Wakil Indonesia: Jojo Full Senyum, Modal Nikah Kembali Halaman 4 Jepang Hibahkan Kapal Patroli Senilai 9,53 Miliar Yen untuk Indonesia

Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena Lupus Nefritis seperti dijelaskan Siloam Hospitals , yaitu: Lupus nefritis dapat terjadi pada seseorang yang telah didiagnosis dengan lupus sistemik. Selain itu, anggota keluarga dengan riwayat penyakit lupus dapat menurunkannya pada keturunannya.

Lupus sistemik lebih sering menyerang wanita. Sedangkan, pria lebih sering mengalami lupus nefritis daripada wanita. Lupus nefritis biasanya terjadi pada usia 20–40 tahun.

Orang Afrika Amerika, Asia, dan Latin memiliki risiko lebih tinggi terkena lupus nefritis. Peradangan yang terjadi akibat obesitas dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami lupus nefritis. Beberapa zat kimia, seperti logam berat, dapat merusak sel sel ginjal dan meningkatkan risiko lupus nefritis.

Berikut ini gejala yang dapat diamati dari seseorang yang terkena Lupus Nefritis. Seseorang dengan lupus nefritis dapat mengalami perubahan pada urine. Di antaranya, penurunan jumlah urine, urine berwarna gelap, urine berbusa, rasa sakit saat buang air kecil, bahkan terdapat darah dalam urine (hematuria).

Penumpukan cairan dalam tubuh dapat menyebabkan seseorang yang menderita Lupus Nefritis mengalami pembengkakak. Di antarnya pembengkakan pada kaki, tangan, wajah, atau bagian tubuh lainnya. Lupus nefritis dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah (hipertensi) yang tidak terkontrol.

Karena Lupus Nefritis menyerang ginjal, penderita dapat merasakan nyeri di area ginjal. Seseorang dengan Lupus Nefritis dapat merasakan kelelahan yang berlebihan. Kelelahan ini dapat terjadi bahkan setelah beristirahat yang cukup.

Seseorang dengan Lupus Nefritis dapat merasakan mual dan muntah. Gejala ini muncul akibat penumpukan racun dalam tubuh. Seseorang dengan lupus nefritis dapat mengalami kurang nafsu makan dan berat badan yang menurun.

Seseorang dengan lupus nefritis juga dapat mengalami kerontokan rambut dan kulit yang kering serta rapuh. Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *