Juli 25, 2024

Penyakit kerapuhan tulang atau Osteoporosis kerap dikaitkan sebagai gangguan yang dialami hanya pada orangtua saja namun bisa dialami oleh anak muda. Hal ini diungkapkan oleh dokter spesialis ortopedi konsultan hip & knee adult reconstruction, trauma, and sports dari RS Pondok Indah dr. Yoshi Pratama Djaja, Sp.OT (K) di Jakarta. "Mengenai osteoprosis pada anak muda bisa saja. Jadi tidak selalu pada orangtua, tetapi ada tanda kutipnya (faktor)," ungkapnya pada media briefing di Jakarta, Selasa (31/10/2023).

Pertama, jika di usia muda mengalami penyakit kanker, maka berisiko mengalami Osteoporosis. "Apabila dia usia muda tetapi dia mengalami penyakit misalnya dia ada kanker, penyakit tersebut apa bila diobati juga, bisa mengurangi turnover pada tulang. Ujungnya jadi Osteoporosis skunder," jelasnya. Sehingga kerapuhan tulang bisa disebabkan karena kankernya sendiri atau bisa pula karena pengobatan yang dijalani oleh pasien.

Hasil Klasemen Liga Inggris: Manchester City Terpeleset, Arsenal dan Liverpool Umbar Senyum Halaman all Tidak Hanya pada Lansia, Anak Muda Juga Rentan Alami Osteoporosis Mencegah Osteoporosis Sejak Dini pada Wanita

Caleg yang Tidak Punya Tujuan Jelas Rentan Alami Gangguan Kesehatan Mental Hadiah BWF World Tour Finals 2023 Wakil Indonesia: Jojo Full Senyum, Modal Nikah Kembali Halaman 4 Orang dengan Asma Berisiko Alami Osteoporosis, Dokter Beri Penjelasan

Milenial dan Gen Z RentanOsteoporosis, Super You Ajak Terapkan Gaya Hidup Sehat dan Berasuransi Jepang Hibahkan Kapal Patroli Senilai 9,53 Miliar Yen untuk Indonesia Kedua, bisa juga jika pasien mengalami masalah ginjal.

"Pasien mengalami masalah pada ginjal. Pasien sudah cuci darah pembersihan 20 30 tahun bisa saja. Biasanya tulangnya juga keropos," kata dr Yoshi menambahkan. Ketiga, faktor lain adalah pasien yang mengonsumsi obat steroid dalam waktu yang panjang. "Ada autoimun, mau tidak mau minum steorid tiap hari. Biasanya tulang lebih keropos sehingga biasanya pasien dengan kondisi ini diberikan suplemen kalsium vitamin D atau obat lainnya," katanya.

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *